Kamis, 13 April 2017

Persembunyian Sufi

Seorang sufi tidak akan menunjukkan dirinya sebagai sufi, tak akan mengakui dirinya sufi, tak akan mengatakan ia seorang sufi, tak suka dengan anggapan orang yang mengatakan ia sufi, bahkan ia sendiri pun tak tau bahwa ia seorang sufi.
Sufi klasik bersembunyi dari khalayak ramai, sedangkan sufi modern bersembunyi di tengah keramaian, sebagaimana istilah tassawuf tersohor, "Allah bersembunyi di dalam terang", seperti itu pula sufi modern, bersembunyi di tengah keramaian, adakalanya bersembunyi dengan jubah kefakiran, jubah kegelandangan, bahkan berpura-pura laiknya orang gila agar orang sekitarnya tak mengira ia sufi. Dan adakalanya bersembunyi di dalam jubah modernitas, mengikut tren, tetapi tidak pernah 'menyelingkuhi' Tuhan di dalam hatinya apalagi menafikan Tuhan. 
Sufi modern mengikut tren tetapi tidak mengikutkan hatinya kepada tren tersebut melainkan sejatinya ia bersembunyi melalui jubah modernitas. Baik sufi klasik maupun sufi modern tujuan mereka bersembunyi adalah agar di hati mereka tetap protektif terhadap penyakit-penyakit hati seperti, ria, sum'ah, apalagi takabur. 

 ~ Noktah Sufi ~
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar